Pasukan keamanan tampak menahan sejumlah orang yang meninggalkan lapangan tersebut. Pasukan mengarahkan senjata ke orang-orang tersebut dan memaksa mereka berbaring di tanah. Demikian seperti diberitakan CNN, Jumat (4/2/2011).
Sekelompok demonstran pro-pemerintah bersorak-sorai ketika kendaraan-kendaraan van besar berisi pasukan keamanan tiba di lapangan tersebut pada pukul 06.00 waktu setempat. Belum jelas apakah mereka personel kepolisian atau militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya aksi demo tersebut akan dimulai setelah salat Jumat waktu setempat. Massa demonstran berencana berjalan menuju istana kepresidenan. Belum jelas apakah jumlah massa demonstran kali ini akan mencapai jutaan orang seperti yang pernah terjadi beberapa hari lalu.
Menurut Kementerian Kesehatan Mesir, delapan orang tewas dan hampir 850 luka-luka dalam aksi demo dua hari belakangan. Aksi unjuk rasa itu sendiri telah memasuki hari ke-10 dan secara total telah menewaskan lebih dari 150 orang.
Mubarak sejauh ini menolak untuk mundur secepatnya seperti yang diinginkan para demonstran. Mubarak bersikukuh untuk terus memimpin hingga pemilihan umum pada September mendatang.
(ita/nrl)











































