Kedua partai masih melakukan kroscek perihal berita tersebut. Jika benar, partai siap memberikan bantuan hukum.
"Kami belum bisa bersikap kalau belum jelas," kata Ketua DPC PD Kota Semarang, Rudi Nurahmat di Kantor DPRD Kota Semarang, Jalan Pemuda, Semarang, Jumat (4/2/2011).
Rudi mengatakan, pihaknya telah menunjuk perwakilan partai dan memfasilitasi keluarga untuk mengecek ke Bali. Mereka sudah diberangkatkan hari ini.
Ditemui terpisah, Ketua FPD DPRD Kota Semarang, Sumartono menambahkan pihaknya siap memberi bantuan hukum jika anggotanya benar ditangkap polisi. Sejauh ini, pihaknya baru akan mengklarifikasi informasi itu.
"Ini masih tahap klarifikasi. Untuk jaga-jaga, kami siapkan pengacara," kata Sumartono ditemui di ruang kerjanya.
Sumartono mengaku telah dihubungi Polda Bali. Namun, dia belum mendapatkan penjelasan detil mengenai kronologi dan valid tidaknya yang bersangkutan, mengonsumsi sabu.
Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi, juga menyatakan hal serupa. Pihaknya masih mengklarifikasi informasi itu. Jika benar, mereka pun siap memberikan bantuan hukum.
"Kita masih cek kejelasan info itu," katanya.
Edy dan Bambang merupakan rombongan Bamus DPRD Kota Semarang yang melakukan kunjungan kerja ke Bali. Rombongan telah kembali ke Semarang, Kamis (3/2) kemarin. Sebagian anggota
rombongan mengaku tidak tahu kalau Edy dan Bambang tertinggal di Bali, karena
terjerat kasus sabu.
(try/lia)











































