"Bom mobil yang meledak di pusat kota dan menarik perhatian massa. Pada saat itu penyerang bunuh diri dengan meledakkan rompi bomnya. Akibatnya delapan orang tewas," ujar polisi setempat seperti dikutif dari laman AFP.com, Jumat (4/2/2011).
Serangan yang terjadi sekitar pukul 19.15 waktu setempat (pukul 23.15 WIB) di kota Ramadi ibu kota Provinsi Anbar, sekitar 100 kilometer sebelah barat Baghdad. Kota ini memang sering dilanda serangan dalam beberapa bulan ini, meski terjadi penurunan kekerasan di wilayah lain Irak sejak puncaknya pada 2006 dan 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor pemerintah provinsi Anbar di Ramadi juga pernah diserang bom tiga kali pada 2010. Ramadi merupakan kota yang berpenduduk mayoritas Arab Sunni. Angka kekerasan di kota tersebut kembali meningkat akhir-akhir ini. Bahkan di Irak, ratusan orang tewas dalam gelombang kekerasan terakhir, termasuk sejumlah besar polisi. Meski demikian AS tetap melanjutkan penarikan pasukan dari negara itu.
(her/mei)










































