"Dia (Imanda) tidak bekerja untuk UNRWA," kata Gunnes kepada detikcom, Kamis (3/2/2011).
Menurut Gunnes, kabar mengenai Imanda di sejumlah media di Indonesia salah besar. Ia juga menegaskan kembali, jika tidak ada warga negara lain yang bernama Imanda yang bekerja untuk UNRWA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tidak benar," katanya lagi mengomentari media Indonesia yang telah mengutip namanya untuk pemberitaan tekait Imanda.
Gunnes juga menyatakan, tidak ada WNI yang bekerja untuk UNRWA. "Tidak ada orang Indonesia yang bekerja untuk UNRWA," tegas dia lagi.
Gunnes mengaku, dirinya telah mendapat ratusan telepon yang meminta konfirmasi soal Imanda. "Saya mendapat ratusan panggilan telepon dari media di Indonesia," kata Gunnes.
"Tolong sampaikan ke seluruh jurnalis di Indonesia, bahwa tidak ada nama Imanda Amalia bekerja untuk UNRWA," tutup Gunnes.
Sebelumnya, nama Imanda Amalia dikabarkan tewas dalam konflik di Kairo, Mesir. Kabar itu muncul dari laman grup facebook, Science of Universe. Dalam dinding facebook tersebut, Pumy Kusuma, teman Manda memposting kabar kematian Manda.
Dalam dinding di grup tersebut, disebutkan jika Manda bekerja untuk UNRWA dan merupakan WN Australia berdarah Indonesia. Namun, kabar itu kemudian diklarifikasi oleh administrator grup Science of universe. Science of Universe meminta maaf atas kecerobohan pemberitaannya itu.
Science of Universe juga telah memasang foto seorang wanita berjilbab yang disebut-sebut sebagai Manda. Namun, foto tersebut bukanlah foto Manda, melainkan milik Farina. Sementara Farina, pemilik foto asli tidak tahu kalau fotonya dicatut di laman itu.
(mei/her)











































