Kalla Tak Ingin Jadi Ban Serep
Minggu, 09 Mei 2004 01:23 WIB
Maros - Wapres bukanlah ban serep. Yang hanya duduk saja, dan menjadi cadangan bila presiden berhalangan. Jusuf Kalla pun bertekad mengubah paradigma yang memposisikan wapres sebagai ban serep.Tekad ini diungkapkan oleh Jusuf Kalla di depan para santri dan guru Pesantren Nahdatul Ulum, di Maros, Sulsel, Sabtu (8/5/2004). "Selama ini wapres hanya menjadi ban serep saja, hanya menjadi cadangan," ungkap Kalla. Kalla menilai, wapres dan presiden harus bekerja secara sinergi. Bukan sebagai ban serep. "Pemerintahan sekarang, wapres tidak ubahnya hanya ban serep," ucap Kalla. Selain itu, di depan pengurus pesantren yang juga salah satu kantong NU di Sulsel ini, Kalla menuturkan bahwa duetnya dengan SBY adalah duet yang sulit dicari kelemahannya. "Duet kami sulit dicari kelemahahnnya. Kami tidak pernah korupsi, kami selalu terlibat dalam upaya mendamaikan wilayah konflik, dan juga anti kekerasan." Kalla juga menganggap dirinya dengan SBY sebagai duet yang punya banyak persamaan. "Kami sama-sama diberhentikan Gus Dur, dan kami juga sama-sama mundur di kabinet Megawati," ujarnya. Kalla hadir di Pondok Pesantren ini guna melakukan silaturahmi dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Sulsel. Kalla sendiri menjabat sebagai Dewan Penasehat MUI Sulsel.
(gtp/)











































