"Seorang tentara tewas. Dia seorang wajib militer," ujar Jubir Kementerian Kesehatan Mesir, Abderrahman Shahine seperti ditulis AFP, Kamis (3/2/2011).
Pihak kementerian kesehatan menerima data 403 orang terluka, tetapi pihak medis di lapangan memastikan korban terluka lebih dari 500 orang.
Para demonstran rata-rata terluka akibat terkena lemparan batu atau akibat adu jotos dengan lawannya.
Dalam bentrok di Lapangan Tahrir, massa pendukung dan anti Hosni Mubarak saling berhadapan. Awalnya kedua belah pihak saling melemparkan batu. Namun akhirnya, perang batu ini berubah menjadi saling lempar bom molotov.
Kini untuk sementara bentrokan terhenti. Namun kedua kelompok massa yang bertikai belum membubarkan diri dari lapangan Tahrir.
(rdf/rdf)











































