"Pengalaman dari kunjungan ke sana, persoalan pertama di sana adalah masalah kemiskinan yang sudah tidak tertahankan," ujar Wakil Ketua DPR Anis Matta kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2011).
Menurut Anis, persoalan kemiskinan tersebut semakin tersulut mana kala rezim Hosni Mubarak mengebiri demokrasi. Akibatnya timbul amarah yang selama ini terpendam.
"Tidak ada demokrasi, bayangkan partai seperti Ihwanul Muslimin sempat memiliki 84 kursi di parlemen. Dalam pemilu terakhir jadi 0, tapi tingkat partisipasi masyarakat di bawah 10 persen. Jadi memang tidak demokrasi di sana," terang Sekjen PKS ini.
PKS sendiri banyak mendulang suara di Mesir. Mesir merupakan basis kantong suara di luar negeri bagi PKS.
"Banyak kader kita yang di sana, dan kita masih komunikasi terus. Kita nomor satu di Mesir," imbuhnya.
(her/rdf)











































