Kartu Polisi Disita dari Massa Pro Mubarak

Kartu Polisi Disita dari Massa Pro Mubarak

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 23:36 WIB
Jakarta - Bentrok antara pro dan kontra Hosni Mubarak berlanjut hingga malam hari. Spekulasi soal jati diri massa pro Presiden Mesir Hosni Mubarak terus mencuat karena kedatangan mereka begitu mendadak dan sporadis.

Muncul dugaan kalau massa Pro Mubarak adalah kelompok penjahat dan aparat pemerintah yang didandani sedemikian rupa menyerupai rakyat sipil. Apalagi demonstran kontra Mubarak menyita kartu identitas kepolisian dari beberapa orang pro Mubarak yang tertangkap.

Dalam tayangan televisi Al Jazeera, Rabu (2/1/2011), ada sekitar 3 sampai 5 kartu identitas kepolisian yang disita dari massa Pro Mubarak. Kartu anggota tersebut lengkap dengan foto dan lambang kepolisian setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam gerakan protes hari ini, aparat kepolisian memang tidak terlihat di lapangan Tahrir yang menjadi pusat kumpulan orang. Saat terjadi bentrokan antara dua kelompok pun tidak ada aparat kepolisian yang berusaha mencegah rusuh berkelanjutan.

Sementara itu kekuatan militer tidak bergerak sedikitpun atas alasan belum ada perintah dari komandannya. Mereka hanya berjaga-jaga di atas tank atau kendaraan lapis baja di beberapa titik Lapangan Tahrir.

Hingga malam beranjak pekat, belum ada tanda-tanda bentrokan akan usai. Massa dari dua kelompok saling melemparkan batu sampai bom molotov.Β 

Api membara di beberapa titik seputar Lapangan Tahrir seperti di jalan, kendaraan, dan bangunan. Jam malam yang diberlakukan pemerintah untuk keadaan darurat tampaknya tidak dipedulikan oleh warga Mesir yang terlibat bentrokan.



(gah/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads