Massa kedua belah pihak mempersenjatai diri mereka dengan tongkat dan batu. Bentrokan terbesar pecah di Lapangan Tahrir. Belasan orang dari kedua pihak dilaporkan terluka. Demikian ditulis AFP, Rabu (2/2/2011).
Para pendukung oposisi kecewa karena sebelumnya Mubarak menolak untuk mundur dari kursi presiden. Situasi dilaporkan sangat mencekam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pihak militer telah memblokir jalan-jalan menuju Kairo dan menyerukan massa pulang. Namun, permintaan ini tidak dipenuhi massa. (rdf/asy)











































