Capreskan Gus Solah, Parpol Gurem Ngaku Dapat Sinyal Positif
Sabtu, 08 Mei 2004 19:00 WIB
Jakarta -
Telah dipinangnya Shalahudin Wahid sebagai calon wakil presiden dari Wiranto tak menghalangi Aliansi Multipartai untuk mencoba menggaetnya. Aliansi 14 parpol menjagokan Ketua PBNU yang biasa dipanggil Gus Solah itu sebagai calon presiden alternatif.Aliansi Multipartai, dalam pertemuan di Hotel Grand Hyatt, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (8/5/2004), menentukan dua alternatif paket capres. Capres dari kedua alternatif ini sama, yakni Gus Solah. Alternatif pertama dengan cawapres Ketua umum Partai Pelopor Rachmawati Soekarnoputri, dan alternatif kedua dengan cawapres Sri Sultan Hamengkubowono X atau Aburizal Bakrie.Ketua umum PNBK Erros Djarot, usai pertemuan yang berlangsung dari pukul14.00 WIB sampai 17.45 WIB, mengaku sudah menghubungi Gus Solah dan yang bersangkutan menyatakan lebih confident untuk menerima tawaran dari aliansi 14 parpol sebagai capres altenatif. "Bukan tidak menghargai tawaran Golkar tapi karena atas dasar pertimbangan dan desakan teman-teman aliansi yang lebih kuat dan tinggi dan juga dari Komnas HAM," katanya.Tapi diakui Erros, paket capres dan cawapres alternatif masih akan dibicarakan lagi. Hasil secara pasti dari pertemuan ini kemungkinan baru bisa diumumkan besok malam. Aliansi, misalnya, melakukan antisipasi dengan menyiapkan Ryass Rasyid, Sjahrir, dan Erros sendiri untuk memback up paket cawapres.Sementara Gus Dur, yang ditemui wartawan di kesempatan yang sama, menyatakan setuju jika Gus Solah berpasangan dengan Rachmawati dalam pemilihan presiden. "Setuju saja Solah dan Rachmawati menjadi paket utama yang ditawarkan," katanya.
(gtp/)










































