Pembakar Ruko Pekanbaru Dikenal Sebagai Boy

Pembakar Ruko Pekanbaru Dikenal Sebagai Boy

- detikNews
Sabtu, 08 Mei 2004 18:23 WIB
Jakarta - Pelaku pembakaran ruko di kawasan Pasar Pagi Arengka Pekanbaru akrab dipanggil Boy (25). Dia juga dikenal sebagai preman di kawasan Pasar Senapelan Pekanbaru.Informasi ini diperoleh detikcom dari sejumlah sumber di Mapolda Riau, Sabtu (8/5/2004). Sebelumnya Kapolda Riau Brigjen Pol Deddy S Komaruddin menyebut pelaku sebagai mister X.Boy adalah anggota komplotan preman di kawasan pasar Senepalan, atau yang lebih dikenal warga Pekanbaru kawasan pasar Kodim. Boy yang beristrikan tiga orang itu, saban harinya kerap melakukan pemalakan kesetiap pedagang kaki lima.Sementara dari catatan Poltabes Pekanbaru, Boy sendiri baru saja keluar dari lembaga pemayarakatan (LP) Pekanbaru sekitar dua bulan silam. Dia mendekam dipenjara, karena terlibat kasus narkoba dan perkelahian. Boy juga pernah bekerja pada Aliong yang merupakan kakak ipar Along pemilik ruko di Arengka, lokasi peledakan.Boy sendiri hingga kini masih tidak jelas keberadaanya alias buron. Polisi masih terus menelusuri sejumlah tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.Di lain hal, polisi juga masih mencoba menjawab teka-teki bagaimana Irwanto, orang yang disebut sebagai rekan Boy dalam melakukan aksinya, bisa terluka. Seperti diketahui, Irwanto ditemukan terluka parah beberapa meter dari lokasi kejadian."Kita masih menyelidiki bagaimana Irwanto bisa terluka sementara Boy tidak. Irwanto sendiri sampai saat ini masih belum dimintai keterangannya karena lukanya," kata sumber tersebut.Seperti diberitakan sebelumnya, Deddy Komaruddin menyatakan, kasus ini berawal dari niat Along membakar rukonya sendiri. Hal itu dilakukan Along dengan harapan memperoleh klaim asuransi. Along menyuruh Boy (mister X) untuk membakar rukonya dengan imbalan Rp 6 juta.Namun persoalannya tidak berakhir sampai di situ. Setelah aksi pembakaran, terjadi ternyata ada ledakan yang cukup dahsyat. Di lokasi kejadian polisi menemukan sejumlah bahan peledak berbahaya, yakni RDX Nitrat. Sebuah bahan yang tidak akan mungkin digunakan jika hanya berniat membakar ruko tersebut.Inilah yang masih akan diselidiki polisi lebih lanjut. Dari mana dan bagaimana RDX Nitrat tersebut bisa berada di lokasi. Sekedar diketahui, jenis bahan peledak ini juga ditemukan dalam sejumlah aksi teror lainnya, seperti bom Marriott dan bom Bali. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads