Keluarga Minta Para Preman Pendorong Ardi dari KRL Segera Ditangkap

Keluarga Minta Para Preman Pendorong Ardi dari KRL Segera Ditangkap

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 17:59 WIB
Jakarta - Pihak keluarga Ardi Rizki Juho sangat tidak dapat menerima perlakuan preman yang membuat Ardi kehilangan kaki kanannya. Keluarga meminta preman yang mendorong Ardi dari KRL Ekonomi Jakarta-Bekasi segera ditemukan dan ditangkap.

"Kami minta preman-preman tersebut segera ditangkap. Luka yang diterima keponakan saya ini tidak main-main lho," tukas paman Ardi, Amir Hamzah dalam perbincangan dengan detikcom di Rumah Sakit Sumber Waras, Selasa (2/2/2011) sore.

Amir mengatakan pihak keluarga telah melaporkan kepada pihak kepolisian mengenai tragedi naas yang menimpa Ardi tersebut. Namun sampai sekarang belum ada kelanjutan dari laporan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melaporkan ke Polsek Kota beberapa hari setelah kejadian," papar Amir.

Seperti diberitakan sebelumnya, nasib naas dialami Ardi (17). Karena melawan saat dipalak oleh preman di atas KRL, dia didorong keluar dan terpelanting keras hingga membuat kaki kanannya diamputasi.

Kejadian ini berawal ketika Ardi yang merupakan pelajar kelas 2 salah satu STM Negeri di Bekasi Timur pulang dari kegiatan praktek kerja lapangan di Tanah Abang pada Selasa (26/1/2011) sore. Ardi menumpang KRL ekonomi tujuan Bekasi.

Namun nasib sial didapati Ardi sore itu. Putra pertama dari pasangan Zuhro-Sustiyo ini dipalak oleh preman yang disinyalir biasa mangkal di atas KRL ekonomi tujuan Bekasi. Sejumlah preman tersebut meminta handphone yang saat itu tengah dibawa Ardi.

Namun, meski seorang diri, Ardi tetap melakukan perlawanan dengan tidak menyerahkan begitu saja handphone yang dimilikinya. Lalu preman tersebut mendorong sehingga Ardi terpelanting jatuh ke luar kereta yang masih melaju.

Setelah terpelanting ke bebatuan di pinggir rel, Ardi pun segera dilarikan ke RS Sumber Waras. Malang bagi remaja ABG ini, karena luka di kakinya dianggap cukup parah, tim dokter akhirnya memutuskan untuk mengamputasi kaki kanannya.

(fjr/nwk)


Berita Terkait