Yang Tewas dengan Mata Keluar Darah Bukan Siswa Pusdik Bea Cukai

Yang Tewas dengan Mata Keluar Darah Bukan Siswa Pusdik Bea Cukai

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 16:05 WIB
Jakarta - Bea dan Cukai mengklarifikasi berita tewasnya Wildan Pratomo di kamar kostnya, Jl H Mihgeni III No 29, RT 12 RW 4, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Korban bukan mahasiswa Pusat Pendidikan Bea dan Cukai.

"Almarhum bukan mahasiswa Pusdik Bea dan Cukai," kata Kepala Humas Bea dan Cukai, Martediansyah di Jakarta, Rabu (2/2/2011).

Dia menjelaskan, almarhum Wildan itu hanya pegawai biasa di Bea dan Cukai, dan tidak menjadi mahasiswa. Kebetulan di kos di lokasi yang banyak mahasiswa Bea dan Cukai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia pegawai Bea dan Cukai biasa," terangnya.

Diketahui Wildan Pratomo kelahiran Malang 2 Oktober 1989. Menurut Didik, korban pertama kali ditemukan tewas oleh teman satu kost-nya pada pukul 08.00 WIB, Selasa (1/2). Teman korban saat itu berniat membangunkan korban. Namun setelah beberapa kali diketuk tidak ada jawaban dari kamar korban dan pintu dalam keadaan terkunci.

"Dengan sepengetahuan ibu kost pintu didobrak dan ditemukan korban sudah meninggal dunia dalam kondisi telungkup," terang Didik.

Menurut keterangan saksi, korban sempat mengobrol dengan teman satu kostnya pada pukul 02.00 WIB dini hari, selepas latihan karate.

Polisi tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh korban. "Jenazah korban dikirim ke RSCM untuk visum," tutup Didik.

(ndr/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini