Sosiolog: Jika Punya Rasa Malu Kapolri Mundur

Sosiolog: Jika Punya Rasa Malu Kapolri Mundur

- detikNews
Sabtu, 08 Mei 2004 12:24 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar harus mundur dari jabatannya sebagai konsekwensi atas berbagai kasus kekerasan oleh Polri."Itu tuntutan yang fair. Yang harus bertanggungjawab adalah pimpinannya karena yang melakukan kesalahan adalah aparatnya ditingkat bawah," ujar Sosiolog Laode Ida di Menteng, Jakarta, Sabtu (8/5/2004).Seperti diberitakan, desakan agar Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mundur kian meluas. Desakan yang sebelumnya disuarakan mahasiswa itu kini merembet ke Gedung DPR. Mereka meminta Da'i mundur sebagai tanggung jawab atas kekerasan polisi akhir-akhir ini. Sementara, Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengaku siap bertanggung jawab atas berbagai kasus kekerasan oleh Polri. Bahkan jika presiden menginginkan, dirinya siap mundur."Kalau ada tuntutan untuk mundur itu konsekwensi logis seorang pemimpin yang tidak bisa mengatur anggotanya secara baik, tidak bisa mengajarkan nilai-nilai positif dalam menjalankan tugas-tugas mereka," imbunya.Laode Ida menambahkan Da'i harus mundur jika punya rasa malu."Sangat tidak bermoral kalau dia tidak mundur. Kalau dia punya rasa malu sebagai pemimpin ya harus mundur," imbuhnya. (aan/)


Berita Terkait