Fahri Tampik Tudingan Sikap Kerasnya pada Bibit-Chandra Terkait Nunun

Fahri Tampik Tudingan Sikap Kerasnya pada Bibit-Chandra Terkait Nunun

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 14:14 WIB
Fahri Tampik Tudingan Sikap Kerasnya pada Bibit-Chandra Terkait Nunun
Jakarta - Politisi PKS Fahri Hamzah menolak tudingan sikap kerasnya pada Bibit-Chandra terkait penanganan kasus dugaan suap DGS BI Miranda S Goeltom yang menyeret Nunun Daradjatun. Fahri menegaskan dia hanya meminta kejelasan status hukum Bibit-Chandra.

"Enggak ada niat kami untuk itu, enggak ada kaitan dengan kasus itu," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2011).

Sebelumnya isu miring merebak terkait sikap keras PKS atas KPK. Disebut-sebut hal itu sebagai upaya PKS memberi tekanan kepada KPK dalam kasus Nunun, yang juga istri politisi PKS Adang Daradjatun. Fahri membantah tudingan miring itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami cuma capek menanti kejelasan pimpinan KPK ini," elak Fahri.

Dia juga menjelaskan, sikap fraksi lain, yakni PDIP dan Golkar juga bukan karena niatan balas dendam kepada KPK terkait penahanan 19 politisi. Namun sepenuhnya alasan fraksi-fraksi itu dia serahkan kepada partai masing-masing.

"Enggak ada hubungannya, itu sikap masing-masing fraksi," tutupnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Basrief Arief menegaskan kalau deponeering menghapuskan status tersangka. Nah, status ini yang kerap dipersoalkan DPR.

"Saya ini hanya mau berkomentar dalam ranah penegakan hukum dan dalam ranah hukum," kata Basrief usai mengikuti pertemuan dengan pimpinan KPK dan Kapolri di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (1/2/2011).

Bagaimana deponeering dalam konteks hukum? "Yang namanya deponeering, ya sudah semua dihapus," kata pria berkumis ini.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini