"Keaadannya seperti itu (diusir) karena lagi belajar demokrasi," ujar Bibit lirih. Hal ini disampaikan Bibit setelah rapat KPK dengan Timwas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/1/2011).
Bibit memuji kepemimpinan Busyro Muqoddas yang tetap bersikeras pimpinan KPK harus hadir semua ke DPR. Walaupun kenyataannya dia dan Chandra Hamzah harus diusir dari DPR.
"Yah keadannya seperti itu dan kita bagian dari pemimpin yang kolektif kolegial," jelas Bibit.
Bibit pun tidak kapok menghadiri rapat di DPR. Sepanjang dia diundang, dia akan hadir di DPR. "Kalau kita diundang kita akan hadir," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan rapat Timwas Century denngan KPK berlangsung panas. Fraksi Golkar, PDIP, dan PKS terang-terangan meminta Bibit dan Chandra keluar ruangan. Bahkan anggota FPKS Fahri Hamzah sampai melakukan aksi walk out.
Setelah perdebatan panjang bahkan 6 fraksi meminta rapat ditunda. Meski rapat dilanjutkan, hanya pemaparan laporan yang dibacakan oleh Busyro saja, sejumlah anggota Timwas juga walk out.
(van/ndr)











































