"Twiter dan Facebook itu adalah sebuah keniscayaan, itu sudah menjadi social media. Saya melihat kerangkanya seperti itu jadi bukan sesuatu yang perlu ditakuti atau dilarang," kata Marty di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2011).
Marty menjawab pertanyaan tersebut terkait diblokirnya penggunaan sosial media di sejumlah negara timur tengah, seperti Mesir dan Tunisia. Sebelumnya Menhan Purnomo Yusgiantoro juga pernah menyinggung sosial media, seperti twitter sebagai kekuatan non militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemlu memang mempunya akun di twitter yakni @fasmedDeplu dan menyampaikan informasi seputar kegiatan Kemlu. Dia menegaskan, sebaiknya memang twitter tidak pantas dilarang.
"Kenapa harus dilarang, banyak manfaatnya. Itu tergantung dari sudut pandang mana dan tujuannya apa," tutupnya.
(her/ndr)











































