Protes Berlusconi, Sekelompok Wanita Italia Akan Lempar Celana Dalam

Protes Berlusconi, Sekelompok Wanita Italia Akan Lempar Celana Dalam

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 12:57 WIB
Protes Berlusconi, Sekelompok Wanita Italia Akan Lempar Celana Dalam
Roma - Negara-negara di dunia tengah dilanda demam demonstrasi. Tak ketinggalan pula Italia. Sebuah kelompok masyarakat sipil berencana menggelar aksi demo terhadap Perdana Menteri (PM) Italia Silvio Berlusconi.

Bahkan sekelompok wanita Italia berniat melakukan aksi pelemparan celana dalam wanita ke kediaman Berlusconi. Aksi itu sebagai protes atas perilaku milyuner Italia itu terhadap wanita-wanita muda dan dugaan keterlibatannya dalam jaringan prostitusi.

Aksi pelemparan celana dalam wanita tersebut akan dilakukan pada Minggu, 6 Februari waktu setempat. Celana-celana dalam itu akan dilemparkan ke gerbang kediaman Berlusconi di Kota Milan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangkaian aksi demo rencananya akan digelar bulan ini di Italia. Para demonstran akan menyerukan pengunduran diri Berlusconi yang dituduh telah membayar pelacur di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya.

Kampanye anti-Berlusconi itu gencar dilakukan di Internet oleh surat kabar La Repubblica. Ratusan wanita telah mengirimkan pesan yang menyatakan dukungan mereka atas kampanye tersebut.

"Saya seorang wanita dan saya katakan "cukup sudah"," demikian ditulis oleh sebagian besar wanita seperti dilansir harian Telegraph, Rabu (2/2/2011).

Sebuah aksi demo yang diorganisir oleh kelompok sipil Liberty and Justice rencananya akan digelar pada Sabtu, 5 Februari di Milan. Kelompok tersebut mengklaim telah mengumpulkan sekitar 100 ribu tanda tangan warga Italia yang mendesak agar Berlusconi mundur secepatnya.

Aksi protes juga akan digelar di Kota Florence pada 5 Februari dengan slogan "Italia bukan rumah bordil".

Saat ini Berlusconi tengah didera tuduhan serius dari para jaksa di Milan. Pemimpin Italia itu dituduh telah membayar Karima El Marough, seorang pelacur di bawah umur untuk berhubungan intim dengannya. Berlusconi juga dituduh telah menekan kepolisian di Milan untuk membebaskan gadis tersebut dari tahanan atas dugaan pencurian.

Berlusconi telah membantah semua tuduhan tersebut. Menurutnya, itu semua merupakan akal-akalan lawan politiknya.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini