Salah satu aksi dengan massa terbesar berlangsung di Chicago dan Los Angeles. Mereka juga mendesak pengunduran diri Presiden Mesir Hosni Mubarak.
Di Washington, aksi protes telah terjadi selama beberapa hari ini. Aksi itu dimulai pada Jumat, 28 Januari waktu setempat dengan diramaikan oleh sekitar seratus orang yang berkumpul di tengah cuaca dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari-hari berikutnya, para demonstran dalam jumlah yang lebih kecil kembali turun ke jalan-jalan di Washington. Mereka berencana untuk terus melakukan aksi mereka selama aksi protes terus berlangsung di Mesir.
Kebanyakan slogan-slogan yang diteriakkan para demonstran mengenai pengunduran diri Mubarak. Namun banyak pula yang menginginkan perhatian Presiden AS Barack Obama. Mereka mendesak Obama mengambil sikap yang jelas dan konkrit mengenai situasi di Mesir.
"Obama harus jelas... apakah dia membela Mubarak, atau dia membela rakyat Mesir," ujar seorang demonstran, Mohammad Mansour seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (2/2/2011).
Jutaan warga Mesir meramaikan aksi demo di Kairo dan kota-kota lainnya di Mesir pada Selasa, 1 Februari kemarin. Mereka ingin agar Mubarak mundur secepatnya. Namun dalam pidatonya, Mubarak menyatakan tak akan mundur sebelum September mendatang, saat digelarnya pemilihan umum di Mesir.
(ita/nrl)










































