10 Bus di Bandara Cengkareng Siap Angkut WNI dari Mesir

10 Bus di Bandara Cengkareng Siap Angkut WNI dari Mesir

- detikNews
Rabu, 02 Feb 2011 10:37 WIB
10 Bus di Bandara Cengkareng Siap Angkut WNI dari Mesir
Jakarta - Sebanyak 10 bus telah disiapkan menjelang kedatangan 415 warga Indonesia yang dievakuasi dari Mesir siang ini. Rencananya begitu tiba di Terminal Haji Bandara Soekarno-Hatta, mereka akan ditempatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

"Rombongan akan tiba pukul 13.20 WIB dan langsung dibawa menuju asrama haji Pondok Gede," kata Manajer Senior Garuda Indonesia Ikhsan kepada wartawan, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (2/2/2011).

Di bagian kaca depan kesepuluh bus itu tertempel secarik kertas bertuliskan 'Rombongan Evakuasi Mesir'. Masing-masing bus berkapasitas 60 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom, belum terlihat satu pun keluarga dari rombongan WNI yang baru datang dari Mesir. Keadaan terminal haji sendiri pun belum ramai dan petugas keamanan yang terlihat hanya sekitar 10 orang.

Ikhsan menyarankan agar para keluarga yang ingin menjemput sanak-saudaranya dari Mesir, agar langsung menuju ke asrama haji. "Sebaiknya orangtua atau keluarga yang ingin menjemput langsung ke asrama haji saja," imbuhnya.

Sementara itu, belum terlihat ada tanda-tanda persiapan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang rencananya akan menjemput 415 WNI dari Mesir di bandara. Hanya saja, posisi bus yang semula diparkir dekat dengan pintu keluar dipindahkan ke parkiran yang lebih belakang.

SBY rencananya akan menjemput 415 WNI yang tiba dari Mesir, menyusul demo besar-besaran menuntut Presiden Hosni Mubarak turun. Padahal sesuai dengan jadwal, agenda Presiden hari ini pukul 10.00 WIB menghadiri acara di UKM Convention Center, SMESCO. Pukul 13.00 WIB, Presiden SBY menerima Managing Director IMF dan delegasi. Sementara pukul 14.00 WIB akan menggelar sidang paripurna kabinet.

Namun karena ada agenda mendadak menjemput WNI di bandara, akhirnya agenda rapat paripurna diundur pukul 16.00 WIB. Sementara, pertemuan dengan IMF dimajukan.

(feb/nwk)


Berita Terkait