RI-Malaysia Sepakat Tolak AS Atur Selat Malaka
Sabtu, 08 Mei 2004 01:59 WIB
Jakarta -
Indonesia dan Malaysia sepakat menolak keberadaan pasukan asing termasuk Amerika Serikat (AS) untuk mengatur keamanan di Selat Malaka. Negara asing tak mempunyai kewenangan atas keamanan dan keselamatan di Selat Malaka. Hal tersebut diungkapkan Menlu RI Hasan Wirajuda serta Menlu Malaysia Datuk Seri Syed Hamid Albar, seusai pertemuan Komisi Bilateral tingkat Menlu RI-Malaysia di Departemen Luar Negeri Jl. Pejambon, Jakarta, Jumat (7/5/2004)."Negara pantai menentukan kesejahteraan dan keselamatan di Selat Malaka. Bukan negara lain yang berwenang," kata Hamid Albar kepada wartawan."Kita mengakui Selat Malaka sebagai selat yang biasa digunakan untuk pelayaran internasional. Tapi adalah kewenangan negara pantai untuk memelihara keamanan dan keselamatan," kata Hasan Wirajuda, senada dengan Hamid Albar.Untuk itu, sampai sejauh ini gagasan dari pihak luar atas pengaturan di Selat Malaka itu tidak diteruskan.
(iy/)










































