Mau Beli Giling Gabah, Rp 115 Juta Digasak Perampok
Sabtu, 08 Mei 2004 01:42 WIB
Yogyakarta - Kasus perampokan nasabah bank kambuh kembali di kota Yogyakarta. Jumat (7/5/2004) kawanan perampok tersebut menggondol uang sebesar Rp 115 juta, milik pengusaha Bagus Rohman (3) warga Pedes, Desa Argomulyo Kecamatan Sedayu Bantul.Korban dirampok saat hendak menyetor uang ke Bank Bukopin di Jalan Suroto No 6 Kotabaru Yogyakarta seusai mengambil uang dari Bank Mandiri di Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta. Uang tersebut rencananya akan digunakan membayar jaminan kesediaan giling gabah musim panen tahun ini. Hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari empat empat.Awal mula kejadian menurut Rohman, siang itu dia ditemani saudaranya Yusa Tri Hendra Putra (27) mengambil uang berjumlah Rp 115 juta di Bank MandiriJalan Adisucipto dengan mengendarai mobil Daihatsu Roxy dengan nomor polisi AB 8453 GE. Setelah dari Bank Mandiri dia sempat berhenti sebentar di sebuah toko alat listrikdi dekat pertigaan Demangan di Jalan Urip Sumoharjo untuk penerangan gudang beras.Selanjutnya Rohman dengan Yusa langsung menuju ke Bank Bukopin di Jalan Suroto No 8 Kotabaru. Tiba-tiba ada dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor merek Suzuki Satria langsung mendekatinya dari sisi kiri mobil. Sedangkan dua orang pelaku lainya hanya mengawasi peristiwa itu agak jauh dari TKP, dengan menggunakan motor merk Suzuki Shogun. "Pelaku sempat terjatuh akibat terdorong pintu mobil saat saya membuka pintu mobil sebelah kiri," tutur Rohman kepada wartawan di Polsek Gondokusuman Yogyakarta di Jalan Melati Wetan.Tahu dirinya akan dirampok, Rohman langsung berlari masuk menuju ke arah Gedung Bank Bukopin yag jaraknya kurang lebih 5 meter. Namun dia dikejar dua orang perampok dengan membawa senjata tajam. "Tas terjatuh dan sempat di tendang saudara saya hingga 2 meter," katanya.Oleh karena korban melawan, pelaku geram sambil mengayun-ayunkan golok kearah Rohman. Rohman sempat terkena bacokan di telapak tangan kanan karena menangkis senjata tajam. Setelah itu dalam waktu cepat, perampok berhasil menggondol tas berisi uang itu dan langsung lari ke arah selatan lewat Kridosono.Menurut Rohman dia tidak bisa mengetahui secara persis pelaku perampokan itu. Pasalnya, selain peristiwanya berlangsung cepat mereka juga menggunakan helm cakil. "Yang jelas mereka tinggi besar, pelakunya memakai baju coklat dan biru serta satunya berambut agak gondrong keriting," katanya.
(iy/)











































