"Apa yang terjadi di Mesir adalah merupakan manisfestasi terhadap ketidakpuasan rakyat terhadap rezim yang otoriter dan juga tidak memperhatikan rakyatnya," ujar Din Syamsuddin.
Hal tersebut dikatakannya usai menghadiri peringatan ulang tahun Nasional Demokrat di Planary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC), Senaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir pemerintahan Mesir di tangan Hosni Mubarak tidak akan bertahan lama," kata Din Syamsuddin
Demonstrasi besar-besaran di Mesir tentunya juga akan berefek pada negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Oleh karenanya, Din berharap para pemimpin negara dapat mengambil pelajaran dari kasus yang terjadi di Mesir.
"Aspirasi rakyat cenderung dijawab dengan apalogi dan mengalihkan perhatian kepada isu yang bersifat personal jadi janganlah seperti itu," jelasnya.
(fiq/anw)











































