"Maman bilang dipanggil Kapolda Jabar Irjen Susno Duadji tanggal 20 Maret jam 12 siang. Berdasarkan SKB Menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2008, tanggal 20 Maret 2008 adalah Maulid Nabi Mumahad, ditulis libur nasional. Tanggal 21 Maret, wafatnya Yesus Kristus, libur nasional," kata salah satu pengacara Susno, di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (1/2/2011).
"Di sini menunjukan kebohongan Maman Abdurahman yang menyatakan mendapatkan perintah melakukan pemotongan dana pengamanan Pilkada pada tanggal tersebut di ruangan Kapolda," imbuh Henry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
bertemu dengan Sjahril Djohan pada tanggal 4 Desember.
"Kalau Sjahril Djohan datang tanggal 4 Desember, tidak mungkin datang bersamaan dengan Syamsurizal yang meminta tandatangan tanggal 27 Desember," tandas Henry didepan majelis hakim Charis Mardiyanto.
Sebagai catatan, pertemuan 4 Desember antara Susno-Sjahril Djohan diyakini jaksa untuk transaksi Rp 500 juta dalam kasus Arowana disaksikan Syamsurizal.
Menurut Muhammad Assegaf, bukti-bukti tersebut menunjukan kasus yang membelit Susno direkayasa. Sayang, kata Assegaf, rekayasa tersebut tidak sempurna sehingga terlihat kebohongan di sana-sini.
"Semuanya non-sense, omong kosong. Kasus ini sudah di-create dari awal sedemikian rupa tetapi bolong disana-sini," tandas salah seorang pengacara Susno ini.
(Ari/lh)










































