"Personel tersebut terdiri dari Paskhas Detasemen Bravo’90 dan Paskhas yang sudah berpengalaman dalam United National (UN)," ujar Kadispen TNI AU Marsma Bambang Samoedro dalam keterangan pers, Selasa (1/2/2011).
Personel Paskhas tersebut terbagi dalam tiga kelompok yang mempunyai tugas masing-masing. Kelompok 15 bertugas sebagai Komando Pengendali (kodal), kelompok 42 sebagai Tim Inti dalam evakuasi dan kelompok 45 sebagai Ground Handling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan Tim Evakuasi TNI AU ini dipimpin oleh Komandan Tim Kolonel Psk. Rolland D.G. Waha dan Komandan Detasemen Bravo’90 Letkol Psk. M. Juanda.
Dalam mengevakuasi WNI di Mesir, TNI AU juga telah menyiapkan sebanyak lima pesawat C-130 Hercules. Terdiri atas tiga pesawat dari Skadron Udara 31 Wing I Lanud Halim Perdanakusuma dan dua pesawat dari Skadron Udara 32 Wing II Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Dalam upaya mengevakuasi WNI di Mesir, Presiden telah menunjuk Wakil Kasau Marsdya TNI Sukirno sebagai Post Commander Satuan Tugas Evakuasi WNI dan telah berangkat menuju Mesir pada Senin (31/1/2011) malam.
(rdf/gun)










































