"Posisi Jakarta sangat rentan karena posisinya berdekatan dengan pantai dan daerah-daerah di sekitarnya memiliki ketinggian dataran yang lebih tinggi. Oleh karena itu begitu hujan besar, Jakarta akan langsung banjir," ujar Arborikultur & Tree Care Specialist dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan di Kemhut, Ismayadi Syamsoedin di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (1/2/2011).
Bahkan lanjut Ismayadi, Jakarta terkena risiko banjir rob. Perlunya ruang terbuka ini dikarenakan seiring bertambahnya jumlah penduduk, jumlah industri, transportasi dan polusi. Jakarta saat ini masih berpusat ke ekonomi dan pembangunan. Belum berpusat ke penghijauan.
"Tapi pada kenyataannya ruang terbuka di Jakarta baru 10 persen," ujarnya.
Menurut Ismayadi, peran masyarakat juga dibutuhkan untuk pembentukan ruang terbuka hijau ini. Masyarakat bisa menanam ruang terbuka hijau di halaman rumah masing-masing. Tak hanya masyarakat, peranan pemerintah juga diperlukan.
"Perlu ada apresiasi dari pemerintah. Masyarakat juga bisa menanam ruang terbuka hijau di rumah mereka," jelasnya.
(gus/nvt)











































