Bom Pekanbaru
Along Masih Depresi Berat
Jumat, 07 Mei 2004 15:15 WIB
Pekanbaru - Along, penyewa ruko yang dibom di Pekanbaru, hingga Jumat (7/5/2004) masih terbaring di RS Awal Bros, Pekanbaru. Fisiknya sudah pulih, tapi psikologisnya belum. Along masih depresi berat.Dalam ledakan bom yang merontokkan ruko dan membunuh 2 PRT-nya itu, Along menderita luka robek 12 cm di bagian wajah sebelah kanan. Luka yang sama juga ada di tangan kanannya.Menurut Direktur RS Awal Bros, dr.Marwan Awaluddin kepada detikcom, luka Along sudah mulai pulih. "Hanya secara psikologis Along belum bisa normal," kata Marwan. Ketika pertama tiba di RS Awal Bros, Along masuk kategori depresi berat. Kondisi inilah yang tidak juga kunjung sembuh.Hingga saat ini Along belum bisa diajak bicara, baik tim dokter maupun keluarganya. Dari pantuan detikcom, Along yang berada di kamar 113 lantai 2, ketika dikunjungi wartawan dan tim medis, mata pria berkulit putih itu tampak kosong dan hanya menatap ke satu arah. Ketika dokter menggerak-gerakkan jemarinya di depan mata Along, Along tidak bereaksi.Ketika diajak bicara, Along juga tetap diam. Di RS, bapak satu anak yang berbadan tegap dan berambut cepak ini didampingi keluarganya. Sang istri yang juga menderita luka, tidak dirawat di ruangan itu.Seperti diketahui, bom Pekanbaru terjadi Selasa lalu di ruko 4 petak di Jl.Soekarno-Hatta. Bom itu mengambrukkan ruko yang disewa Along dan sebuah ruko yang disewa CNI. Diduga sumber ledakan ada di lantai dasar ruko berlantai 3 itu.Seorang calon tersangka diketahui bernama Irwanto tengah dirawat di RS Ibnu Sina di bawah penjagaan ketat. Irwanto di kampungnya dikenal sebagai preman.
(nrl/)











































