"Siang ini kita mendapat konfirmasi, pesawat bisa mengisi bahan bakar di Kairo. Kalau kita bisa mengisi bahan bakar di Kairo, maka bisa terbang langsung dari Kairo ke Jakarta. Ini salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan," ujar VP Communication PT Garuda Indonesia, Pujobroto, kepada detikcom, Selasa (1/2/2011).
Rencananya, pesawat bertipe 747-400 itu akan lepas landas dari Jeddah pukul 19.00 waktu setempat dan tiba di Kairo dua jam kemudian. Pesawat akan mengisi bahan bakar dan menaikkan calon penumpang selama sekitar satu jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, penerbangan dari Jeddah menuju Jakarta memerlukan waktu sekitar 9 jam. Pesawat Garuda yang telah diterbangkan untuk mengevakuasi WNI di Mesir itu memiliki kapasitas 428 penumpang.
WNI yang berada di Mesir berjumlah 6.147 orang. Perempuan dan anak-anak diprioritaskan untuk dievakuasi terlebih dahulu. Evakuasi ini menyusul kondisi dalam negeri Mesir yang semakin tidak menentu, menyusul demonstrasi anti pemerintah Hosni Mubarak yang telah berlangsung 8 hari.
Demonstrasi tersebut diiringi dengan bentrokan yang menyebabkan tidak kurang dari 100 orang tewas dan 2.000 orang luka-luka. Namun masih belum diketahui secara pasti berapa banyak jumlah polisi dan demonstran yang tewas. Rakyat Mesir menuntut turunnya Hosni Mubarak yang sudah 32 tahun memerintah. (vit/nrl)











































