"Kami selalu mengecek pesawat kami. Tadi sekitar pukul 10.30 WIB, saya mengecek di operation center dan mendapat info, kita bisa mendarat di Kairo," ujar VP Communication PT Garuda Indonesia, Pujobroto, kepada detikcom, Selasa (1/2/2011).
Pesawat tipe Boeing 747-400 ini lepas landas dari Cengkareng pada Senin (31/1) pukul 24.35 WIB dan tiba di Jeddah pukul 07.26 waktu setempat. Pihak Garuda mendapatkan kepastian bisa mengisi bahan bakar di Kairo, artinya, pesawat bisa memasuki negara yang selama 32 tahun dipimpin oleh Hosni Mubarak itu.
"Garuda ini terkait penerbangannya. Kita siap untuk ini, dan izin pun sudah siap. Rencananya, pesawat akan meninggalkan Jeddah pukul 19.00 WIb waktu setempat," terang Pujo.
Dia menambahkan, waktu tempuh dari Jeddah ke Kairo adalah sekitar 2 jam. Sehingga pukul 21.00 waktu Mesir, pesawat Garuda sudah akan mendarat.
Lebih dari sepekan, tidak kurang dari 100 orang tewas dan 2.000 orang luka-luka akibat demonstrasi menentang pemerintah Hosni Mubarak. Namun masih belum diketahui secara pasti berapa banyak jumlah polisi dan demonstran yang tewas. Rakyat Mesir menuntut turunnya Hosni Mubarak yang sudah 32 tahun memerintah.
(vit/nrl)











































