Sudi: Krisis Mesir Konsekuensi Kekuasaan yang Terlalu Lama

Sudi: Krisis Mesir Konsekuensi Kekuasaan yang Terlalu Lama

- detikNews
Selasa, 01 Feb 2011 00:05 WIB
Sudi: Krisis Mesir Konsekuensi Kekuasaan yang Terlalu Lama
Jakarta - Mensesneg Sudi Silalahi berpandangan, krisis politik yang terjadi di Mesir terjadi sebagai konsekuensi dari kekuasaan yang terlalu lama. Pengalaman serupa pun pernah dialami Indonesia pada era pemerintahan Soeharto.

"Karena konsekuensi dari kekuasaan yang terlalu lama, jadi seperti itu mereka bisa berguru ke Indonesia tentang pengalaman kekuasaan yang terlalu lama," kata Sudi saat ditemui di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (31/1/2011).

Akan tetapi, kata Sudi, Indonesia tidak boleh mencampuri apa yang sedang terjadi di negeri piramida tersebut. "Kita tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara lain," Sudi menambahkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terhadap perkiraan sebagian tokoh bahwa krisis Mesir bisa saja merembet ke Indonesia, Sudi tidak yakin hal itu akan terjadi. Sebab, tidak ada alasan apapun untuk terjadinya protes meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun.

Bila dikatakan Pemerintahan SBY-Boediono saat ini kacau, lanjut Sudi, buktinya rakyat saat ini sejahtera.

"Mereka mengatakan SBY kacau. Nyatanya rakyat bisa beli sepeda motor setiap tahun. Sampai berapa juta unit. Kesejahteraan makin meningkat. Apa yang dibilang bohong?" ucap Sudi.

Situasi di Mesir terus memburuk akibat unjuk rasa menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur dari jabatannya sudah berlangsung 6 hari. Seratusan orang telah tewas dalam demo rusuh tersebut. Beberapa negara memutuskan untuk menarik warga negaranya yang tinggal di Mesir, termasuk Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

(irw/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini