"Tim akan memantau dan mengevaluasi kondisi di Kairo. Jika memungkinkan kita akan mengevakuasi WNI yang ada di Kairo," ujar Ketua Tim Edvance, Wakil KASAU Marsekal Madya Sukirno, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin, (31/1/2011) malam.
Tim pimpinan Sukirno, yang juga Wakil Ketua Satgas Evakuasi WNI bentukan Presiden SBY ini, terdiri dari Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Luar Negeri, Dirjen Imigrasi dan Kementerian Kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, katanya, KBRI sudah membentuk 20 posko pusat informasi dalam rangka penyelamatan WNI di Mesir. "3 Titik pengumpulan di Naser City, KBRI dan sekolah Indonesia yang ada di Kairo," jelasnya.
Untuk evakuasi nantinya diusahakan para WNI bisa langsung diterbangkan dari bandara di Kairo menuju Jakarta, jika tidak memungkinkan sebagai alternatif penerbangan dari Kairo dilakukan menuju Jedah kemudian ke Jakarta.
"Kita sudah siapkan 3 pesawat Garuda, Lion dan Batavia," katanya.
Setelah tiba, kata Sukirno tim akan langsung memberikan laporan ke presiden. Sukirno belum dapat memastikan waktu yang dibutuhkan tim untuk mengevakuasi para WNI. "Mudah-mudahan secepatnya bisa terevakuasi," tutupnya.
(did/irw)











































