"Iya tetap akan kami lakukan mulai besok hari ada sembilan trayek yang berhenti operasinya," ujar Kadishub DKI Jakarta, Udar Pristono, saat dihubungi wartawan, Senin (31/1/2011).
Menurut Udar, Pemda akan coba memberikan kelonggaran waktu lebih kurang seminggu, sebelum akhirnya aturan itu benar-benar diterapkan. Namun, jika setelah itu tetap ada sopir angkutan yang membandel, maka Pemda tidak segan-segan bertindak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk hari pertama besok, dikatakan Udar, Dishub sudah mempersiapkan 80 petugasnya yang akan ditempatkan di sepanjang jalur yang bersingungan dengan Koridor IX tersebut. 80 Orang petugas inilah yang nantinya akan menghalau bus angkutan umum yang coba menerobos.
"Nah kalau mulai minggu depan, law enforcement akan kami tegakkan. Tidak ada maaf lagi," tegasnya.
Pria yang akrab disapa Pris ini merinci, 9 bus trayek yang dipastikan tidak akan beroperasi lagi, yaitu 3 trayek PPD dan 6 trayek Mayasari Bakti dengan jumlah keseluruhan bus mencapai 189 bus.
Untuk trayek PPD, rute yang dicabut atau dialihkan antara lain, PAC 13 jurusan Kampung Rambutan-Muara Angke, PPD 46 jurusan Kampung Rambutan-Grogol, dan P37 jurusan Blok M-Muara Angke. Sedangkan untuk trayek Mayasari Bakti antara lain, P6B jurusan Kampung Rambutan-Muara Angke, PAC74 jurusan Kampung Rambutan-Tangerang, P6 jurusan Cililitan-Grogol, P39 jurusan Grogol-Bekasi, P6A jurusan Kampung Rambutan-Kalideres, dan PAC26 jurusan Grogol-Bekasi.
(lia/lrn)
