Hatta: Kenaikan Gaji Presiden Tunggu Bawahan

Hatta: Kenaikan Gaji Presiden Tunggu Bawahan

- detikNews
Senin, 31 Jan 2011 15:37 WIB
Hatta: Kenaikan Gaji Presiden Tunggu Bawahan
Jakarta - Gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurut Menteri Keuangan akan naik tahun ini, menyusul 'curhat' Presiden yang gajinya belum naik hingga 7 tahun.  Namun kenaikan gaji Presiden ini akan terealisasi setelah gaji bawahan Presiden juga naik.

"Statusnya itu sampai sekarang, Presiden mengatakan gaji menteri dan Presiden tidak dinaikkan sampai gaji bawahan, TNI & Polri, naik," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (31/1/2011).

Menurut Hatta, sebenarnya kenaikan gaji Presiden sudah diusulkan oleh Menteri Keuangan sejak 3 tahun lalu. Namun saat itu Presiden menolaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menkeu sudah mengajukan usulan itu dari 3 tahun lalu. Tapi Presiden menolak," imbuh Hatta.

Namun Hatta enggan menjawab saat ditanya apakah kenaikan gaji Presiden akan ditunda. Hatta langsung bergegas menuju lantai 2 Kantor Presiden tempat berlangsungnya rapat terbatas.

Sebelumnya Hatta menegaskan pernyataan Presiden dalam Rapat Kerja TNI/Polri beberapa waktu lalu bukan bentuk pernyataan keinginan presiden untuk meminta kenaikan gaji. Apalagi jika pernyataan tersebut dikaitkan dengan usulan pemerintah menaikkan gaji para pejabat negara.

"Yang disampaikan Presiden adalah tidak akan ada kenaikan gaji presiden apalagi sebelum pegawai rendahan TNI/Polri itu naik secara bertahap sampai paling tidak Rp 2 juta," kata Hatta.

Dalam catatan detikcom, pemerintah memang berniat untuk memperbaiki kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri dengan menaikkan batas minimum pendapatan mereka. Mulai tahun 2011, gaji PNS dengan pangkat terendah adalah Rp 2 juta, atau meningkat dari tahun 2010 yang sebesar Rp 1.895.700.

(anw/lrn)


Berita Terkait