Kemungkinan PWNU Jateng Sarankan Hasyim Cuti
Kamis, 06 Mei 2004 23:05 WIB
Semarang - Ketua PWNU Jawa Tengah (Jateng) Muhammad Adnan mengatakan pihaknya belum mengambil keputusan final menyikapi pencalonan Hasyim Muzadi sebagai cawapres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kemungkinan, PWNU akan menyarankan Hasyim mengambil cuti selama pencalonan. "Kami belum pernah memikirkan kemungkinan Hasyim mundur sebagai ketum PBNU. Apalagi memikirkan Salahuddin Wahid sebagai pasangan Wiranto segala," ujarnya kepada detikcom melalui ponsel, Kamis (6/5/2004).Dikatakan Adnan, PWNU Jateng belum mengambil sikap secara kelembagaan karena baru akan ditetapkan Sabtu (8/5/2004) mendatang. Kemungkinan besar rekomendasinya adalah saran agar Hasyim mengambil cuti selama pencalonan."Secara organisatoris, Hasyim tidak perlu mundur sebagai ketum PBNU karena dalam NU tidak ada aturan yang mengatur bahwa pengurus tidak boleh mencalonkan sebagai cawapres. Tidak ada larangan," katanya.Adnan meluruskan, yang tidak diperbolehkan adalah rangkap jabatan di parpol dan organisasi di lingkungan NU. Sedangkan untuk pencalonan sebagai cawapres tidak ada masalah. "Hasyim cukup mengambil cuti saja. Tidak perlu mundur. Kita sarankan Pak Hasyim mengambil cuti. Jangka waktu cuti, terserah PBNU mau memberi berapa lama," tutur Adnan.Namun apabila terpilih sebagai cawapres, lanjut dia, Hasyim harus mengambil sikap lebih tegas. "Karena pada saat itu dia sudah menduduki jabatan publik. Jadi dia juga harus memerankan diri sebagai orang yang bisa mengayomi semua kelompok," ungkapnya.
(rif/)











































