Lobi Pimpinan Gagal, Raker Komisi III-KPK Bubar

Lobi Pimpinan Gagal, Raker Komisi III-KPK Bubar

- detikNews
Senin, 31 Jan 2011 12:38 WIB
Jakarta - Lobi-lobi pimpinan komisi terkait boleh tidaknya mengajak dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dalam rapat kerja, gagal. Komisi III pun akan menggelar rapat internal pukul 14.00 WIB nanti.

"Kita sudah laksanakan lobi-lobi antara pimpinan komisi III. Raker dengan KPK kita skors, kita undang nanti seluruh anggota untuk rapat internal jam 2," ujar pimpinan RDP Tjatur Sapto Edy di ruang sidang, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/1/2011).

Hal itu dikatakan Tjatur usai rapat 15 menit saat diskors menentukan tentang boleh tidaknya Bibit-Chandra ikut RDP karena dinilai statusnya tidak jelas.

Tiba-tiba, anggota Komisi III dari Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul interupsi. Seperti diketahui, Bibit dan Chandra hadir dalam RDP tersebut.

"Saya minta maaf sebelumnya. Saya mau bertanya, apakah bagaimana dengan kawan-kawan kita ini yang dari KPK? Mereka nanti mau ke mana selama menunggu?" tanya Ruhut.

"Nanti akan kita undang lagi," jawab Tjatur.

Rapat pun bubar hingga pukul 14.00 WIB. Sementara pimpinan dan staf KPK kembali ke kantornya di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta.

Sebelumnya, sebagian wakil rakyat menilai Bibit dan Chandra tidak layak hadir di ruang DPR untuk rapat bersama mereka dengan alasan status hukum yang belum jelas. Akibat perdebatan itu, RDP diskors selama 15 menit untuk lobi-lobi pimpinan Komisi III.

Keputusan dari anggota Fraksi PAN ini untuk menyudahi perdebatan mengenai layak atau tidak dua pimpinan KPK yang pernah dibelit tudingan kasus menerima suap dari Anggodo Widjojo itu. Sebelumnya anggota Komisi III dari FPKS, Nazir Jamil, sempat mengusulkan dua opsi atas masalah itu, yang salah satunya adalah meminta Bibit dan Chandra meninggalkan ruang sidang.

"Apakah Pak Bibit dan Pak Chandra kita minta secara legowo untuk meninggalkan ruangan ini atau kita berembug terlebih dahulu buat menentukan sikap," ujar politisi dari PKS itu.

(nwk/ken)


Berita Terkait