"Masih banyak produk palsu yang dijajakan di sekolah beredar, perlu dilakukan operasi pangan jajanan anak sekolah," ujar Boediono saat membuka acara pencananan Gerakan Jajanan Anak Sekolah yang Sehat dan Bermutu di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Senin (31/1/2011).
Boediono mengatakan, dari semua jajanan yang beredar 170 ribu lebih sekolah di Indonesia, hanya sekitar 57 persen saja yang memenuhi syarat. Sementara 43 persen lainnya tidak menenuhi syarat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, mantan Gubernur BI ini juga menuturkan, makanan yan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah 36 persen dari jajanan, dan 64 persen makan di rumah.
Selain mencanangkan Gerakan Jajanan Anak Sekolah, juga dicanangkan pembentukan Satras Pengawasan Makanan dan Minuman Ilegal.
Dalam kesempatan itu, Boediono melihat sejumlah sampel jajanan yang tidak sehat di sekolah. Juga disertakan makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya seperti pewarna buatan.
(gun/lrn)










































