Anton Apriantono: Petani Tak Perlu Khawatirkan Maraknya Crop Circle

Anton Apriantono: Petani Tak Perlu Khawatirkan Maraknya Crop Circle

- detikNews
Senin, 31 Jan 2011 10:15 WIB
Anton Apriantono: Petani Tak Perlu Khawatirkan Maraknya Crop Circle
Jakarta - Kemunculan crop circle di lahan pertanian di Sleman, berlanjut ke Bantul, lalu ke Magelang. Meski kian marak, hal ini tak perlu dikhawatirkan para petani.

"Saya kira kalau kita jelaskan dengan baik, maka petani enggak perlu takut. Petani itu rasional," ujar mantan Menteri Prtanian Anton Apriantono ketika dihubungi detikcom, Senin (31/1/11).

Anton yakin petani tak akan terpengaruh pembentukan pola lingkaran misterius itu. Ia menilai petani Indonesia cukup rasional dan tak akan terpengaruh. Petani juga akan tetap bekerja seperti biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anton juga memastikan fenomena tersebut tidak akan berpengaruh terhadap produksi pertanian Indonesia. Fenomena tersebut terlalu kecil. "Kaitannya dengan produksi enggak ada pengaruhnya. Jauh lah itu terlalu kecil," papar dosen Institut Pertanian Bogor ini.

Crop circle di terbaru muncul di Magelang. Sebagaimana di Sleman, ada padi yang rebah dan juga terbentuk 5 lingkaran. Paling besar adalah lingkaran di tengah berdiameter 2,5 meter, sedang lingkaran lain yang mengapitnya berdiameter 1,5 meter. Crop circle di Magelang ini ditemukan Minggu (30/1/11) kemarin.

LAPAN selama ini menyebut crop circle bukan peristiwa antariksa. LAPAN meyakini lingkaran misterius itu adalah karya manusia. Hingga kini, pelaku crop circle belum ada yang mengaku/ditemukan.
(adi/nrl)


Berita Terkait