Irwanto Dikenal Sebagai Preman

Calon Tersangka Bom Pekanbaru

Irwanto Dikenal Sebagai Preman

- detikNews
Kamis, 06 Mei 2004 17:08 WIB
Pekanbaru, - Irwanto (25) hingga saat ini masih terbaring di ruangan ICCU Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru. Irwanto yang disebut-sebut bakal menjadi tersangka itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Irwanto, warga Jl Handayani Kelurahan Labu baru Barat Pekanbaru itu, selama ini dikenal sebagai preman di lingkungannya.Dari sejumlah warga yang berada di sekitar rumahnya itu, diketahui, pria jebolan SD kelas 3 itu selama ini kurang bersahabat dengan masyarakat di sekitarnya. Di lingkungan para pemuda, Irwanto pun sangat ditakuti d ilingkungannnya. Dalam kesehariannya Irwanto sendiri tidak memiliki pekerjaan tetap.Irwanto pun telah memiliki seoarang istri, Yunita (19) yang dia nikahi tiga bulan lalu. Kendati baru nikah tiga bulan, namun istrinya sedang mengandung anak pertamanya delapan bulan. Perkawinan Irwanto dengan Yunita ini tidak direstui mertuanya. Sebab saat ini Yunita sendiri masih duduk di bangku sekolah SMU kelas III. Selama ini Irwanto juga jarang pulang ke rumahnya. Dia lebih banyak mengahabiskan waktunya di pasar. Hanya belakangan ini saja Irwanto mau menjenguk istrinya di rumahnya sendiri. Itu pun karena istrinya telah mengandung delapan bulan.Dalam kasus peledakan bom ini, Irwanto ditemukan pihak petugas di depan ruko dengan kondisi luka serius di bagian wajah. Keberadaaan Irwanto yang ditemukan di TKP itu tentulah mengundang kecurigaan aparat. Sebab dia sendiri bukanlah termasuk warga sekitar Jl.Soekarno-Hatta.PatuhKendati Irwanto dikenal preman di lingkungannya, namun ibunya, Iluswati (43) membantah hal tersebut. Menurutnya, kendati anak kedua dari lima bersaudara itu tidak memiliki pekerjaan tetap, di mata ibunya dia anak yang baik dan patuh terhadap orang tuanya."Anak saya itu memang tidak mempunyai pekerjaan tetap. Tapi dia bukan preman," ketus Iluswati kepada detikcom, Kamis (6/5/2004) saat ditemui di kediamannya.Janda anak lima ini mengatakan, dia mengetahui anaknya terkena reruntuhan roko itu pada Selasa lalu sekitar pukul 10.00 WIB. Yang memberitahu adalah polisi. Dia diberitahu sekitar 5 jam setelah bom itu meledak. Irwanto meninggalkan rumahnya sejak hari Senin pukul 16.00 WIB.Sore itu, kata Iluswati, dia bersama seorang temannya Sigalinging, siswa sekolah bintara kepolisian Pekanbaru akan mengembalikan sepeda motor jenis Shogun milik Iskandar yang juga masih temannya. Namun Irwanto tidak menjelaskan ke mana sepeda motor itu akan dikembalikan."Sejak sore itulah, dia tidak pulang ke rumah. Dan esoknya saya baru tau kalau Irwanto terkena ledakan bom," katanya.Masih menurut Ny Iluswati, anaknya itu sebenarnya baru sepuluh hari keluar dari tahanan Poltabes Pekanbaru. Irwanto ditahan pihak kepolisian karena terlibat kasus pengeroyokan salah seorang warga disekitarnya."Baru sepuluh hari ini kami mengurus Irwanto untuk keluar dari tahana Poltabes karena kasus pengeroyokan. Tapi alangkah terkejutnya, baru saja bebas, dia sudah terkena musibah," kata Iluswati yang tidak yakin anaknya terlibat dalam kasus peledakan itu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads