"Kita belum akan kesana. Saat ini kita menunggu penyelidikan yang dilakukan petugas Kepolisian," kata peneliti LAPAN Sri Kaloka saat dihubungi detikcom, Senin (31/1/2011).
Namun demikian melihat foto yang ditampilkan detikcom, Sri Kaloka meyakini crop circle tersebut buatan manusia. Ia meyakini crop circle di Magelang ini tidak jauh berbeda dengan crop circle yang muncul di Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sri Kaloka, fenomena crop circle memangkerap dibuat manusia. Pengalamannya selama kuliah di Perancis, di area persawahan di negara eropa tersebut kerap muncul crop circle yang akhirnya terbukti dibuat oleh manusia.
Mirip seperti di Sleman, kondisi crop circle di Magelang, ada padi yang rebah dan juga terbentuk 5 lubang. Paling besar adalah lubang di tengah yang besarnya 2,5 meter, sedang lubang lain yang mengapitnya berdiameter 1,5 meter.
Lokasi crop circle itu persis berada di belakang pesantren Hidayatul Muhtadiin, hanya berjarak 100 meter. Lokasi crop circle itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (30/1) oleh Muhaimin seorang santri ponpes.
Berbagai spekulasi terkait kemunculan crop circle pun mengemuka. Sebelumnya pada Sabtu (29/1) pukul 20.00 WIB, rekan Muhaimin Irvan mengaku melihat angin besar muncul di pesawahan.
(van/adi)











































