FBI Ikut Penyidikan Bom Pekanbaru

FBI Ikut Penyidikan Bom Pekanbaru

- detikNews
Kamis, 06 Mei 2004 17:02 WIB
Pekanbaru, - Markas Besar Polri melibatkan agen penyidik dari Biro Penyelidik Federal (Federal Bureau of Investigation/ FBI) Amerika Serikat untuk membantu pengungkapan kasus peledakan bom di Pekanbaru.Demikian keterangan Kapolda Riau, Brigjen Dedy S Komaruddin kepada detikcom, saat ditemui di TKP, Jl.Soekarno-Hatta, Kamis (5/4/2004) di Pekanbaru. Agen penyelidik yang dilibatkan itu bernama Michael Haas. Michael dilibatkan untuk memperkuat penyelidikan yang sebelumnya telah dilakukan oleh Unit Penyidik Kebakaran dan Ahli Bahan Peledak dari Laboratorium Forensik Mabes Polri."Namun pada intinya, penyidikan ini tetap dilakukan oleh Polda Riau. Hanya saja saat ini kita diperkuat lagi dari Mabes Polri yang mengutus FBI untuk membantu mengungkap kasus bom tersebut," kata Deddy.Menurut Deddy, setelah tiga hari sejak peristiwa bom itu, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diharapkan dapat melengkapi rangkaian penyidikan. "Barang bukti yang kita diamankan itu antara lai, pakaian yang diduga terkait pelaku peledak bom tersebut. Kita sudah mengamankan beberapa pakaian yang kami gunakan sebagai barang bukti tambahan," katanya.Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan dalam kasus peledakan bom di Pekanbaru. Sampai saat ini masih tujuh orang saksi yang dimintai keketerangan oleh pihak Polda Riau."Hasil pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi itu juga belum bisa menunjukan kearah perkembangan yang signifikan. Belum ada penambahan saksi dalam kasus ini," paparnya.Mengenai Irwanto salah seoarang saksi kunci yang saat ini masih terbaring di Rumah Sakit Ibnu Sina yang disebut-sebut bakal menjadi tersangka, Kapolda Riau juga enggan untuk berkomentar. "Sampai saat ini kita belum menetapkan siapa tersangka dalam kasus ini," katanya. (nrl/)


Berita Terkait