"Kalau mengharapkan KPK hidup sepanjang masa di negeri ini tandanya itu negara aneh, negeri yang tidak normal. Saya berdo'a semoga KPK cepat berakhir, tidak perlu ada KPK lagi di negeri ini," ujar Surya Paloh usai Simposium Nasional Demokrat di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (30/1/11).
Menurut Surya, lembaga pemberantasan korupsi tersebut merupakan lembaga extraordinary dan bukan lembaga permanen. Sehingga, menurutnya, sesuai konstitusi mestinya lekas berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun masih percaya terhadap independensi KPK dan akan terus mendukung upaya pemberantasan korupsi. "Kalau saya sudah tidak percaya lagi pada KPK, saya enggak tahu lagi percaya sama siapa. Saya pikir saya ikut memberi dorongan moral," katanya.
Diketahui 19 politisi ditahan KPK pada Jumat (28/1) terkait kasus pemilihan DGS BI pada 2004 lalu. Mereka ditahan di sejumlah tempat antara lain Rutan Cipinang, Rutan Salemba, dan Polda Metro Jaya. Politisi yang ditahan itu antara lain Paskah Suzetta dan Panda Nababan.
(adi/ndr)











































