"Jadi teman saya Irvan, malam itu dia mau ke sungai. Nah saat itu dia melihat ada angin kencang di sekitar ladang itu," kata Muhaimin (20) santri Ponpes Hidayatul Muhtadiin saat ditemui di lokasi, Minggu (30/1/2011).
Irvan, melihat pusaran angin kencang itu sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (29/1). Saat melihat angin kencang itu dia segera berlari kembali ke pondok, yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasaran dengan kejadian pada malam itu, pagi harinya Muhaimin mendatangi lokasi. Alangkah kagetnya dia, saat itu menemukan pola crop circle seperti di Sleman.
"Saya langsung beritahu teman-teman dan warga," tambahnya.
Lokasi crop circle itu persis berada di belakang pesantren Hidayatul Muhtadiin. Hanya berjarak 100 meter. Warga kini memenuhi pematang sawah di sekitar crop circle. Untuk melihat pemandangan itu, warga tidak perlu menaiki sebuah pohon atau bukit, mereka bisa melihat melalui tanggul sawah yang lain. Kebetulan lokasi crop circle itu lebih rendah dari sawah lainnya.
Sementara itu petugas kepolisian juga sudah memasang garis polisi di sepanjang crop circle. Warga pun diminta untuk tidak mendekat. (ndr/ndr)











































