Armayeh dikirim ke Arab Saudi oleh PJTKI PT Aji Ayah Bunda Sejati. PJTKI ini belum juga mendapingi Armayeh yang sedang dilanda kepedihan.
"Armayeh hampir setiap hari mendapat penyiksaan dari majikannya dan terkadang
benda keras pun digunakan untuk memukul tubuh Armayeh. Kondisi tubuhnya saat ini sangat menyedihkan sekali," ujar anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, kepada detikcom, Minggu (30/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti bagian kepala terluka dan mengeluarkan nanah, telinganya pun terkelupas dan infeksi karena sering diinjak dengan kaki. Tubuhnya juga sering disiram dengan air panas," terang Rieke.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah memberikan bantuan bagi Armayeh Binti
Sanuri (20), TKW yang disiksa di Arab Saudi. Melalui KJRI di Jeddah, Armayeh
telah diberikan pendampingan. Kemlu juga memastikan majikan Armayeh telah
ditahan.
"Pelaku penganiayaan, majikan perempuan sudah ditahan di Madinah," kata juru
bicara Kemlu, Michel Tene saat dihubungi detikcom, Sabtu (29/1/2011).
Kemlu juga telah memastikan bahwa Armayeh mendapatkan perawatan yang baik. "Kini petugas KJRI juga sudah bersama Armayeh," tambahnya.
(van/van)











































