"Ketemu Ahmad zamawi, Danial Tanjung dan lain-lain. Tahanan lama juga, saya cuma minta supaya teman-teman ini pada sabar. Gitu aja, tabah menghadapi," kata Patrialis, Sabtu (29/1/2011).
Patrialis menjelaskan, dia tentu memiliki kewajiban untuk mengecek kondisi Rutan. Apalagi, ke depannya akan banyak yang mau masuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Patrialis berniat untuk menyatukan semua tahanan-tahanan kasus korupsi. Dia menilai kondisi Rutan Cipinang cukup layak, karena tempatnya cukup baik.
"Representatiflah ya. Jadi saya ingin cek, apakah kapasitasnya masih memungkinkan atau sudah tidak memungkinkan. Ternyata dari fakta di lapangan ini masih banyak tempat yang ada di sini. Jadi, kalau kebijakan tahanan tipikor untuk Jakarta ini, kita satukan di sini, itu masih memungkinkan. Termasuk yang 9 orang, termasuk juga yang akan masuk lagi. Masih banyak barangkali, jadi kita punya kewajiban untuk melakukan pengecekan, apalagi yang masuk ini kan sebagian adalah wakil-wakil rakyat," jelasnya.
Kapasitas Rutan Cipinang 256 orang namun kini dihuni sekitar 58 orang. "Jadi masih banyak yang kosong," tambahnya.
Bagaimana dengan rencana KPK untuk membuat tahanan khusus koruptor? "Itu harus pembicaraan tersendiri, tentu saya juga tidak punya kewenangan dulu untuk mengatakan setuju atau tidak setuju. Jadi harus kita bicarakan, karena pada prinsipnya semua rumah tahanan negara," tutupnya.
(ndr/ndr)











































