"Beberapa ormas Islam perlu diberi hak untuk menentukan kehalalan sebuah produk. Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah perlu diberi otoritas karena aspek kesejarahan, kompetensi, dan kebesaran pengikutnya," ujar Ketua Lembaga Peyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Andi Najmi Fuadi, dalam siaran pers kepada detikcom, Sabtu (29/1/2011).
NU meminta Komisi VIII DPR cermat dalam membahas RUU Jaminan Produk Halal. Sebab saat ini sertifikasi produk halal tengah jadi rebutan antara Kemenag dengan MUI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dimasukkannya ormas dalam pertimbangan pemberian sertifikasi halal, maka tidak semua produk mudah mendapat sertifikat halal. Menurutnya, ada produk yang tidak harus diberi label halal.
"Carilah formula agar RUU itu cukup menginventarisir produk yang dilarang oleh agama. Logikanya, jika sudah ada label “dilarang agama” maka yang lain secara otomatis boleh. Tidak seperti sekarang mirip kejar setoran dimana semua produk ditarget harus ada sertifikat halal," tandasnya.
(van/van)











































