"Saya belum tahu apakah ancaman terhadap keamanan negara bisa datang dari twitter. Dari mana saja memang bisa, tetapi kalau dari twitter kok rasanya belum kelihatan," ujar Anas kepada detikcom, Sabtu (29/1/2011).
Anas yang aktif di twitter kerap menerima kritik keras dari sesama pengguna jejaring sosial tersebut. Namun Anas mengaku tidak melihat adanya ancaman yang keras terhadap dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Anas memahami kekhawatiran Menhan yang mewaspadai ancaman NKRI lewat twitter. Menurutnya, rakyat Indonesia juga perlu berhati-hati.
"Kita anggap saja sebagai kewaspadaan dini, tetapi tidak perlu takut," tutupnya.
Sebelumnya Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyebut Twitter sebagai ancaman nonmiliter yang patut diwaspadai. Namun, Purnomo tidak mengatakan kalau situs microblogging itu perlu diblokir.
"Ya nggaklah (diblokir), itu sama saja Anda sama kayak provokator, terlalu jauh itu," ujar Purnomo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2011).
(van/van)











































