"Korban 13 orang meninggal, 11 orang sekarang di Rumah Sakit Cilegon, 2 orang di Rumah Sakit Kalianda, Lampung," ujar Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLSDP) Kemenhub, Wiratno ketika dihubungi detikcom Jumat pukul 16.00 WIB (28/1/11).
Wiratno mengungkapkan, 13 korban tersebut terdiri dari 6 pria, 4 wanita dan 3 balita. Namun, Wiratno belum mengetahui identitas para korban tersebut. "Maaf, saya tidak tahu, silahkan tanyakan ke rumah sakit," kata wiratno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum tahu. Tapi itu nanti bagian KNKT," jawab wiratno ketika ditanya penyebab terbakarnya kapal itu.
Untuk kelancaran lalulintas kapal lainnya, KMP Teduh yang terbakar tersebut ditarik ke perairan Anyer. Sebanyak 5 boat dikerahkan untuk menarik kapal naas tersebut.
"Masih diperairan, hangus semua. Sekarang diamankan di (perairan) Anyer, supaya enggak ganggu alur pelayaran," imbuh wiratno.
KMP Teduh berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakuheni Lampung. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, kapal terbakar ketika tengah berada di perairan. Dalam kapal yang juga mengangkut mobil dan truk ini terdapat ratusan penumpang.
(adi/ndr)











































