Korsel Tolak Hentikan Latihan Militer dengan AS
Kamis, 06 Mei 2004 15:29 WIB
Jakarta -
Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menolak tegas desakan Korea Utara (Korut) untuk menghentikan latihan militer gabungan yang melibatkan pasukan Korsel dan Amerika Serikat.Dalam pembicaraan tingkat tinggi dengan Korsel, Rabu (5/5/2004) kemarin, Korut mendesak Seoul untuk menghentikan manuver tersebut demi kepentingan perdamaian inter-Korea.Namun pemerintah Seoul tidak punya rencana untuk melakukan hal tersebut. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Korsel Ban Ki-Moon. "Kesimpulannya, kami tidak punya rencana untuk melakukan itu," tukas Ban dalam briefing mingguan di Seoul. "Selama masih ada bahaya konflik militer di semenanjung Korea, latihan militer Korsel-AS tidak bisa kecuali dilanjutkan. Ini sikap tegas pemerintahan kami," tandas Ban seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/5/2004).Ditegaskan Ban, latihan militer tersebut sifatnya hanyalah defensif. Pemerintah Seoul juga telah lebih dahulu memberitahukan Pyongyang soal jadwal latihan bersama tersebut.Kwon Ho-Ung, kepala delegasi Korut pada pertemuan level kabinet, kemarin, menuding bahwa latihan AS-Korsel itu bertujuan untuk menyiapkan serangan ke negeri komunis tersebut.Sesuai perjanjian pertahanan bersama, pasukan Korsel dan AS telah melakukan latihan gabungan tahunan, yang sebagian besar untuk menangkal ancaman militer Korut.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































