BEM Se-Jabotebek: Mega-Hamzah Tak Mampu Beri Rasa Aman
Kamis, 06 Mei 2004 15:13 WIB
Jakarta - Pemerintahan Megawati-Hamzah tidak mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Mega-Hamzah tetap mempertontonkan tirani aparat kepada rakyat.Demikian diserukan puluhan aktivis BEM se-Jabotabek saat berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Kamis (6/5/2004)."Hingga detik ini, pemerintah Mega-Hamzah juga tidak berhasil menciptakan kesejahreraan bagi rakyat Indonesia. Pemerintah bahkan tidak mampu memberantas korupsi," kata Samsani Sudrajat, jubir aksi.Ditegaskan Samsani, pemeritahan Mega-Hamzah harus bertanggung jawab atas berbagai aksi kekerasan yang ada. Mulai dari kasus Ambon, Ba'asyir hingga kebrutalan polisi di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar."Pemerintah terus mempertontonkan tirani dalam wujud refreshifitas aparat keamanan terhadap mahasiwa dan elemen pengusung demokrasi lainnya," tutur Samsani.Demo Di Mabes PolriAksi unjuk rasa ratusan mahasiswa juga berlangsung di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan. Para mahasiswa yang berasal dari Universitas Nasional itu juga meminta Mabes Polri mengusut tuntas berbagai kasus kekerasan di Tanah Air."Polri harus menuntaskan kasus-kasus kekerasan seperti di Ambon dan UMI Makassar. Polri jangan terjebak pada konflik elit politik," ungkap para pengunjuk rasa.
(djo/)











































