Soal Tawaran Cawapres
Gus Solah Gantung Wiranto
Kamis, 06 Mei 2004 15:09 WIB
Jakarta - Kalau Mega telah resmi menyunting Hasyim Muzadi. Duet Wiranto-Salahuddin Wahid (Gus Solah) justru masih menggantung. Meski telah menyatakan bersedia, Gus Solah menyerahkan keputusan akhirnya kepada PKB. "Saya baru cawapres bayangan karena PKB sendiri belum memberikan dukungan.Baru Gus Dur yang memberikan restu," kata Gus Solah usai bertemu Hamzah Haz di kediaman Hamzah Haz, Jl.Tegalan, Pal Meriam, Jakarta Timur, Kamis (6/5/2004).Jadi tidaknya Gus Solah berduet dengan capres Golkar Wiranto, sangat tergantung PKB. Dalam duet itu, adik Gus Dur akan mewakili PKB dan nantinya yang akan menerima atau menolak lamaran secara resmi adalah PKB. "Posisi saya sangat tergantung kepada PKB karena PKB yang berhak mencalonkan saya. Jadi sampai sekarang saya belum resmi (jadi cawapres Wiranto)," kata Wakil Ketua Komnas HAM itu. Kepastian Gus Solah jadi mendampingi Wiranto baru bisa diketahui setelah tanggal 7 Mei 2004. Hal ini terkait dengan sikap PKB yang masih mengupayakan Gus Dur agar bisa maju sebagai capres PKB. "PKB masih memperjuangkan Gus Dur untuk memperoleh hak konstitusinya. Kita tunggu sampai Bagir Manan kembali dari Eropa dan bertemu dengan Gus Dur tanggal 7 nanti," jelasnya. Gus Solah saat itu juga mengaku akan mempertimbangkan sejumlah penolakan akan duet dirinya dengan Wiranto untuk mengambil keputusan final. "Memang ada demo, ada sms dan lain-lain yang menolak. Itu akan jadi pertimbangan," katanya.Sejauh ini Gus Solah menyatakan bersedia mendampingi Wiranto karena menilai capres Golkar itu mempunyai integritas, kejujuran, dan karakter yang kuat.
(iy/)











































